Cara Mengatasi Iritasi – Iritasi kulit merupakan masalah kulit yang ditandai dengan timbulnya rasa gatal, perih, ruam kemerahan, hingga kulit kering dan bersisik. Iritasi ini bisa terjadi karena udara lembab, kontaminasi bahan kimia atau mengenakan pakaian jersey dari bahan yang tidak cocok dengan kulit Anda. Masalah ini jika diabaikan, bisa menimbulkan masalah kulit yang lebih fatal.

Iritasi kulit karena bahan pakaian adalah salah satu penyebab umum reaksi iritasi pada kulit. Hal tersebut bisa terjadi ketika Anda menggunakan bahan pakaian, meliputi kain, kancing, hingga aksesoris pakaian lainnya, yang berujung pada iritasi kulit.

Iritasi kulit karena bahan pakaian ini bisa menyebabkan peradangan yang dikenal sebagai dermatitis kontak. Dermatitis kontak alergi umumnya menyebabkan gatal dan kemerahan pada kulit. Alergi bahan atau tekstil pakaian ini bisa terjadi pada pria dan wanita.

Tanda-Tanda Umum Iritasi Kulit

Iritasi kulit akibat bahan pakaian secara umum akan muncul setelah beberapa jam atau hari seusai penggunaan pakaian, baik pakaian sehari hari, pakaian formal, maupun pakaian olahraga atau jersey. Tanda-tandanya antara lain:

  • Gatal-gatal
  • Ruam pada kulit
  • Kulit menjadi kering, bersisik dan mengelupas
  • Perubahan kulit menjadi gelap dan terasa kasar
  • Bengkak dan nampak seperti terbakar, dan
  • Kulit terasa kaku dan kencang

Secara umum, bagian kulit yang paling sering menimbulkan reaksi iritasi adalah lekukan lengan, punggung, lutut dan area selangkangan. Sebab, bagian-bagian ini yang paling sering bersentuhan dengan pakaian yang Anda kenakan.

Waspadai iritasi kulit akibat pakaian, sumber: google.com
Waspadai iritasi kulit akibat pakaian, sumber: google.com

Selain itu, reaksi iritasi kulit juga bisa semakin memburuk akibat adanya gesekan dari kain ke kulit dan ditambah oleh keringat di lingkungan yang panas dan lembap. Gesekan tersebut kemudian bisa menimbulkan masalah yang disebut intertrigo. Pada kasus tertentu, ruamnya bisa terinfeksi oleh jamur bahkan bakteri.

Bahan Pakaian Penyebab Iritasi Kulit

Serat dari bahan pakaian terdiri dari berbagai macam tekstil, mulai dari sintetis sampai kombinasi dari serat alami maupun sintetis. Oleh sebab itu, iritasi kulit akibat bahan pakaian bisa terjadi karena berbagai bahan yang digunakan, antara lain adalah:

Bahan Nikel atau Logam

Nikel adalah salah satu jenis logam yang bisa menimbulkan alergi. Alergi logam tidak hanya terjadi pada pengguna perhiasan, melainkan juga pada bahan kancing pakaian. Nikel yang ada pada kancing baju, kemeja, jaket bahkan ikat pinggang bisa menjadi penyebab terjadinya iritasi kulit.

Bahan Karet

Karet yang biasa digunakan untuk mempercantik pakaian ternyata juga dapat mengiritasi kulit. Karet biasanya dijahit pada bagian pinggang dan pergelangan tangan pada baju. Sementara itu, karet di celana biasanya diberikan pada area pinggang dan pergelangan kaki. Jenis karetnya antara lain karet hitam, senyawa merkapto dan karet thiuram.

Bahan Formaldehida

Bahan ini adalah karsinogen yang banyak dihubungkan sebagai penyebab iritasi kulit, gatal dan kulit kemerahan. Senyawa kimia ini dikenal sebagai formalin yang dimanfaatkan untuk menghasilkan kain yang tahan lama.

Apabila Anda menjumpai pakaian berbahan bebas kerut, kemungkinan besar pakaian tersebut menggunakan bahan kimia ini, dengan tujuan agar pakaian tidak cepat kusut. Jika terdapat bahan ini pada pakaian Anda, maka bisa menyebabkan ruam dan gatal pada bagian punggung, leher dan paha.

Iritasi karena bahan pewarna pakaian, sumber: google.com
Iritasi karena bahan pewarna pakaian, sumber: google.com

Bahan Pigmen Pewarna Pakaian

Penyebab terjadinya iritasi kulit akibat bahan pakaian terakhir adalah karena kandungan pigmen dalam pewarna pakaian. Oleh sebab itu, untuk Anda yang suka mengenakan jersey, wajib bagi Anda untuk mengenal lebih dalam jenis bahan jersey yang digunakan, apakah cocok dengan kulit Anda atau tidak.

Untuk memberikan warna biru tua dan hijau, biasanya menggunakan kandungan disperse blue 106. Kandungan disperse blue 106 ini juga sering dimanfaatkan sebagai bahan cat rambut. Artinya, iritasi yang muncul bisa berkaitan erat dengan reaksi dari cat rambut ini.

Cara Mengatasi Iritasi Kulit

Iritasi yang terjadi pada kulit harus mendapatkan penanganan yang segera, agar tidak bertambah parah, baik akibat penggunaan bahan pakaian yang tidak cocok dengan kulit, maupun iritasi akibat sebab lainnya. Gimana cara mengatasinya? Simak cara mengatasi iritasi kulit di bawah ini.

Jangan Garuk Area Iritasi

Iritasi memang akan terasa sangat gatal, sebaiknya Anda tidak menggaruk area kulit yang iritasi. Sebab, hal tersebut bisa membuat kulit Anda akan semakin gatal dan lebih fatal lagi, bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang menyebar pada area kulit lainnya.

Kompres dengan Es Batu

Cara mengatasi iritasi selanjutnya adalah dengan cara mengompres kulit yang sedang iritasi dengan es batu. Upaya ini bisa membantu Anda dalam mengurangi rasa gatal dan ruam kemerahan yang ditimbulkannya.

Mengompres iritasi kulit dengan es batu ini sangat cocok untuk iritasi kulit berupa ruam merah yang disertai rasa gatal, yang disebabkan oleh alergi bahan kimia tertentu pada bahan pakaian. Anda bisa membalut es batu dengan kain untuk mendapatkan rasa dingin menenangkan secara optimal.

Gunakan Pelembab Kulit

Jika Anda mengalami iritasi kulit berupa kulit kering dan bersisik, bisa menggunakan pelembab kulit. Saat memilih produk pelembab kulit, pastikan produk tersebut bebas parfum, bebas pemutih dan bahan lain yang bisa memperparah kondisi iritasi Anda.

Gunakan pelembab kulit, sumber: google.com
Gunakan pelembab kulit, sumber: google.com

Sebaliknya, Anda disarankan memilih pelembab yang mengandung vitamin E dan shea butter yang bisa meregenerasi kulit dan kaya akan antioksidan sehingga bisa menyamarkan kerutan, mengobati kemerahan sekaligus melembabkan kulit.

Gunakan Masker Oatmeal

Menggunakan masker oatmeal atau havermut diyakini bisa mengobati iritasi. Kandungan antioksidan dan zat anti inflamasi atau anti peradangan sangat membantu dalam proses pengobatan pada kulit yang iritasi.

Cara membuat masker oatmeal pun sangat mudah, hanya dengan mencampurkan oatmeal dengan air dan bisa langsung diaplikasikan ke kulit yang mengalami iritasi. Anda juga bisa mencampurkan sedikit minyak kelapa agar kulit terasa lebih nyaman.

Oleskan Bahan Natural

Bahan natural atau bahan alami diyakini juga bisa menjadi cara mengatasi iritasi kulit. Beberapa bahan alami seperti lidah buaya, ketumbar, serta ekstrak daun kesemek dapat Anda manfaatkan sebagai tindakan pertolongan pertama untuk atasi iritasi kulit.

Jaga Asupan Makanan

Ketika menderita iritasi kulit, Anda bisa mengonsumsi lebih banyak air kelapa, timun, melon dan berbagai makanan dari biji-bijian. Sebab, beberapa daftar makanan ini diyakini sangat efektif untuk meredakan iritasi kulit dari dalam.

Sebaliknya, Anda sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi cokelat, kopi dan berbagai makanan pedas serta minuman beralkohol yang bisa memicu terjadinya masalah kulit, seperti gatal-gatal, kulit kering dan ruam kemerahan.

Mengganti Jersey Secara Berkala

Iritasi dan gatal-gatal pada kulit Anda bisa jadi disebabkan oleh bahan jersey yang Anda miliki tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Biasanya, jersey yang terbuat dari bahan karet atau spandex cenderung menyebabkan keringat mudah melekat, kulit kekurangan oksigen dan tumbuhnya bakteri.

Sebagai solusinya Anda bisa menggunakan jersey yang terbuat dari bahan yang mampu menyerap keringat serta memberikan rasa nyaman saat berolahraga. Untuk itu, Anda bisa memesan jersey dengan bahan yang bisa menyerap keringat tersebut di Konveksi Jersey kami, baik yang sudah jadi, atau secara custom. Untuk lebih lengkapnya hubungi kontak kami segera.