Dibandingkan dengan memilih perlengkapan lari lainnya, memilih baju running, khususnya baju running wanita sebenarnya relatif lebih mudah. Hanya, kuncinya Anda harus memilih baju running yang memang didesain khusus untuk kebutuhan berolahraga.

Baju running wanita yang didesain khusus tersebut memiliki spesifikasi antara lain bobotnya yang ringan, mempunyai pori pori untuk sirkulasi udara agar kain bisa bernapas dan tidak ketinggalan, kelenturan bahannya saat dipakai.

Sama halnya, di saat Anda akan membeli pakaian apapun, faktor kenyamanan pasti jadi prioritas utama Anda. berkenaan dengan membeli baju running wanita ini juga berlaku hal yang sama.

Ciri Baju Running Wanita yang Nyaman

Berikut ini kami berupaya merinci ciri dari baju running wanita yang bisa memberikan kenyamanan saat digunakan. Apa saja itu? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini sampai selesai.

Jenis Jahitan

Apapu jenis bahan kain yang digunakan dalam membuat baju running, setiap potongan kain yang telah dipotong sesuai dengan pola, tentunya akan dijahit secara bersamaan, guna menciptakan sebuah baju.

Dibandingkan dengan memilih perlengkapan lari lainnya, memilih baju running, khususnya baju running wanita sebenarnya relatif lebih mudah. Hanya, kuncinya Anda harus memilih baju running yang memang didesain khusus untuk kebutuhan berolahraga.
Tampilan jahitan pada jersey, sumber: dapurprint.co.id

Kami katakan bahwa jenis jahitan pada sebuah pakaian, termasuk baju lari bisa sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan dari baju yang dihasilkan. Terlebih lagi, baju lari digunakan untuk aktivitas yang menuntut Anda untuk banyak bergerak.

Di sisi lain, unsur kenyamanan lain yang berkaitan dengan jenis jahitan baju adalah bagaimana jahitan tersebut akan menimbulkan efek tertentu pada kulit. Sebab, apabila jahitannya tidak bagus, maka baju running wanita terasa tidak nyaman, bahkan pada kondisi tertentu bisa mengakibatkan iritasi pada kulit.

Untuk itu, berikut ini beberapa jenis jahitan pada baju lari yang perlu Anda ketahui. Ketahui jenis dan karakteristiknya masing masing pada uraian di bawah ini untuk memudahkan Anda memilih jenis jahitan untuk baju lari yang ingin Anda miliki.

1. Jahitan Flat Lock

Jenis jahitan pertama adalah jenis jahitan flat lock. Jenis jahitan ini bisa dibilang adalah jenis jahitan paling umum dalam dunia pembuatan jersey dan jenis pakaian lain. Pada jenis jahitan, di bagian tepi dua potong kain akan disambung dengan cara saling ditumpuk antara satu sama lain dan dijahit dalam satu waktu.

Jenis jahitan ini banyak dimanfaatkan dalam proses produksi baju lari. Hal tersebut didasari oleh beberapa alasan, salah satunya karena cenderung tidak menyisakan sekecil apapun sisa material yang akan bergesekan dengan kulit.

2. Jahitan Over Lock

Selanjutnya, ada jenis jahitan over lock yang banyak kita temukan pada bagian samping jersey atau t shirt. Jika dilihat dari luar, pakaian yang dijahit dengan teknik ini akan terlihat rapi karena tidak ada tanda bekas jahitan.

Selanjutnya, ada jenis jahitan over lock yang banyak kita temukan pada bagian samping jersey atau t shirt. Jika dilihat dari luar, pakaian yang dijahit dengan teknik ini akan terlihat rapi karena tidak ada tanda bekas jahitan.
Jenis jahitan over lock, sumber: google.com

Akan tetapi, jahitan tersebut hanya bisa dilihat pada bagian dalam yang umumnya akan menempel dan bersentuhan langsung dengan kulit. Oleh karenanya, ada risiko gesekan yang cukup tinggi pada jenis jahitan ini.

3. Jahitan Taped

Jenis jahitan terakhir adalah jahitan taped yang memiliki proses yang melibatkan penggunaan perekat seperti lem untuk menempelkan kedua lembar kain. Jahitan jenis ini, tidak ada proses jahit sama sekali, sehingga cukup bagus untuk jenis jersey lari.

Jenis Kain untuk Baju Running Wanita

Selain dari jenis jahitan, unsur kenyamanan juga berkaitan erat dengan jenis bahan yang digunakan untuk membuat baju running itu sendiri. Baik itu baju lari lengan pendek ataupun dengan lengan panjang, kain pasti memiliki andil di dalamnya.

Bahan yang umumnya digunakan dalam pembuatan jersey olahraga adalah polyester. Bahan ini merupakan material yang diturunkan dari minyak dan bukan seperti katun yang berasal dari serat alami.

Namun demikian, tidak kemudian Anda membayangkan bahan plastik tersebut layaknya plastik untuk membungkus makanan dipasar. Melainkan, bahan plastik yang dimaskud adalah bahan plastik khusus, dengan permukaan yang halus dan lentur. Selain itu, ketebalannya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Mungkin Anda berpikiran, bahwa kemampuan kain untuk bernapas dengan adanya pori pori pada kain adalah hal yang sama. Sebenarnya, kedua karakter tersebut sangatlah berbeda satu sama lainnya.

Kemampuan kain untuk bernapas berkenaan dengan kemampuannya untuk mengalirkan udara melalui serat kain sehingga keringat dapat menguap dari dalam ke luar. Fitur mesh paneling biasanya sudah ada pada jersey lari. Namun, jika tidak ada, Anda bisa saja merekomendasikannya pada produsen tempat Anda membuat jersey.

Sedangkan, kecepatan kering kain atau drying speed berkenaan dengan aliran keringat yang dipindahkan oleh kain saat baju lari dikenakan dan lebih cepat kering ketika terkena matahari atau angin.

Selain dari jenis jahitan, unsur kenyamanan juga berkaitan erat dengan jenis bahan yang digunakan untuk membuat baju running itu sendiri. Baik itu baju lari lengan pendek ataupun dengan lengan panjang, kain pasti memiliki andil di dalamnya.
Ilustrasi kain polyester untu jersey lari, sumber: idntimes.com

Salah satu faktor yang menjadikan bahan polyester sebagai material yang sangat direkomendasikan dalam pembuatan jersey adalah kemampuan drying speed nya. Berbeda dengan jenis bahan lain, yang menyerap keringat, sehingga akan semakin basah jika terlalu lama dikenakan.

Fitur Tambahan untuk Baju Lari Wanita

Beberapa fitur tambahan yang penting pada baju lari wanita secara umum terdiri dari tiga jenis, yakni pengendali bau, UPF rating dan kemampuan bahan dalam memantulkan cahaya.

Baju olahraga yang berkualitas, biasanya memiliki fitur pengendali bau yang sangat baik untuk mencegah bau yang tidak diinginkan menempel pada baju selama keringat keluar. UPF rating atau peringkat ultra violet protection factor ini mirip dengan rating SPF pada sun screen untuk kulit.

Sekarang ini, kebanyakan kain yang digunakan untuk memproduksi baju jersey lari yang dikhususkan untuk bisa meningkatkan UPF pada kain (termasuk penggunaan pewarna khusus) agar mampu menyaring jumlah sinar UV yang mengenai kulit.

Selain itu, fitur yang bisa memantulkan cahaya pada baju lari berkaitan dengan penggunaan sablon atau logo tertentu pada baju yang bisa memantulkan cahaya. Hal ini akan sangat berguna ketika Anda berlari di malam hari. Risiko ditabrak oleh kendaraan dijalanan bisa di antisipasi.

Demikianlah beberapa pertimbangan penting yang harus Anda ketahui berkaitan dengan pemilihan baju running wanita, khususnya pada material dan jenis jahitan yang digunakan. Untuk melengkapi informasi seputar jersey, Anda juga bisa membaca tulisan kami yang lain, seperti tips merawat kaos jersey berikut ini!